Showing posts with label sabar. Show all posts
Showing posts with label sabar. Show all posts

Tuesday, February 4, 2014

Kita punya Dia.

Bismillah.

Tazkirah Maghrib hari ni
Tentang betapa kita tak menjadi seorang yg bersyukur

Kita ada hidup yg sempurna
Ada ibu bapa yg sangat baik
Ada anak yg sempurna dan bijak
Ada makanan dan pakaian yg cukup
Tapi kita tak terasa semua tu satu nikmat besar

Sekali Allah tarik nikmat kecil dari hidup kita
Sedetik Allah uji kita dengan kehilangan yg sedikit
Barulah kita terasa betapa sukar untuk hidup seperti biasa
meski hanya kekurangan satu nikmat

Bersyukurlah dengan nikmat yg Allah beri
Berhenti bersedih tatkala melihat orang lain lebih kaya
Berhenti mengeluh saat terasa anak orang lain lebih bijak dari anak kita
Usah membandingkan nikmat dunia dengan orang yg diberi kelebihan

Percayalah
Setiap orang yang kita temui
Setiap jiwa yang kita kenali
Pasti mereka pernah kehilangan sesuatu yg mereka sayang
Pasti mereka pernah mengalami satu fasa hidup yg sukar
Yakinlah
Setiap manusia ada ujian yg Allah beri
Setiap mata pernah menangis tatkala beban di pundak terasa tak tertanggung lagi

Itulah kita
Itulah rencana kehidupan
Yang takkan henti dihuni dugaan
Saat bahagia
Bersyukurlah
Saat derita
Bersabarlah...

Allah ada.
Dia selalu ada.
Kelmarin Dia menolong kita.
Esok, Dia tetap akan menolong kita.

Monday, April 8, 2013

Permulaannya Sahaja yang Sulit

Bismillah.

Ada yang kongsikan artikel "Hiburan Bagi yang Mendapatkan Musibah" di facebook. Saya rasa terhibur dengan ayat-ayat dalam penulisan itu. Satu bahagian yang saya sangat tertarik ketika membacanya, dan rasa terubat sedih:

Musibah Awalnya Saja Terasa Sulit, Namun Jika Bersabar Akan Semakin Mudah  
Hudzaifah ibnul Yaman mengatakan, 
 إِنَّ اللهَ لَمْ يَخْلُقْ شَيْئاً قَطٌّ إِلاَّ صَغِيْراً ثُمَّ يَكْبَرُ، إِلاَّ المصِيْبَة فَإِنَّهُ خَلَقَهَا كَبِيْرَةً ثُمَّ تَصْغُرُ 
“Sesungguhnya Allah tidaklah menciptakan sesuatu melainkan dari yang kecil hingga yang besar kecuali musibah. Adapun musibah, Allah menciptakannya dari keadaan besar kemudian akan menjadi kecil.” (Bahjatul Majalis wa AnsulMajalis, hal. 250)  
Allah menciptakan segala sesuatu, misalkan dalam penciptaan manusia melalui tahapan dari kecil hingga beranjak dewasa (besar)semacam dalam firman Allah, 
 هُوَ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ تُرَابٍ ثُمَّ مِنْنُطْفَةٍ ثُمَّ مِنْ عَلَقَةٍ ثُمَّ يُخْرِجُكُمْ طِفْلًا ثُمَّ لِتَبْلُغُواأَشُدَّكُمْ ثُمَّ لِتَكُونُوا شُيُوخًا  
“Dia-lah yang menciptakan kamu dari tanah kemudian dari setetes mani, sesudah itu dari segumpal darah, kemudian dilahirkannya kamu sebagai seorang anak, kemudian (kamu dibiarkan hidup) supaya kamu sampai kepada masa(dewasa), kemudian (dibiarkan kamu hidup lagi) sampai tua.” (QS. Ghofir: 67)  
Namun untuk musibah tidaklah demikian. Musibah datang dalam keadaan besar, yakni terasa berat. Akan tetapi, lambat laut akan menjadi ringan jika seseorang mau bersabar.

Bersabarlah. Dan mintalah pertolongan dari Dia.




p.s.: Artikel penuh di sini.